RAF Shawbury, Rumah Peristirahatan Terakhir Pesawat Tempur Inggris

Pesawat Tempur Inggris
Pesawat Tempur Inggris

Pendekatan negara-negara Barat dalam menganggarkan dan mengoperasikan alutsista memang berbeda dari negara lainnya. Jika tidak ada cukup anggaran tersedia untuk operasional satu jenis pesawat udara misalnya, maka pilihannya jelas, pensiunkan sementara atau permanen jenis pesawat tersebut, daripada harus membagi rata anggaran atau sengaja membiarkannya mangkrak agar ada alokasi anggaran untuk perbaikan walaupun sedikit. Biarpun kejam, namun ini menunjukkan langkah tegas untuk menjamin keselamatan pilot dan juga menjaga agar kesiapan operasional tetap tinggi.
Jika Angkatan Udara Amerika Serikat memiliki fasilitas The Boneyard alias AMARG (Airospace Maintenance and Regeneration Group) untuk menyimpan pesawat dan rudal yang sudah habis umur ekonomisnya, tidak diperpanjang tugasnya, dan (sementara) tidak dibutuhkan oleh Angkatan Bersenjata AS, maka Inggris pun juga memiliki fasilitas serupa di pangkalan RAF Shawbury. Tempat ini dioperasikan oleh Aircraft Maintenance & Storage Unit (AMSU).
Lokasi pangkalan ini ada di Shrewsbury, bagian tengah Inggris. RAF Shawbury juga menjadi rumah bagi skadron latih helikopter yang menyediakan fasilitas latihan dasar dan lanjut dari seluruh pilot helikopter seluruh kecabangan dalam Angkatan Bersenjata Inggris. Fasilitas milik AMSU dilengkapi dengan empat hanggar besar untuk menyimpan pesawat-pesawat yang masih memiliki umur operasional dan masih mungkin digunakan di masa mendatang. Ada lagi dua hanggar lain yang digunakan untuk persiapan membangun ulang pesawat yang diaktifkan kembali sebagai bagian dari rotasi.
Pesawat-pesawat tempur yang pernah berjasa seperti Bae Hawk T Mk.1, Harrier, Jaguar GR.1, Tornado GR.1/ GR.4 dan Tornado F3 disimpan dengan baik di dalam hanggar, diselubungi dengan terpal khusus untuk mencegah korosi. Hanggarnya sendiri memiliki sistem pengaturan kelembaban untuk menjaga sistem elektronik pada pesawat dari kerusakan.
Secara berkala pesawat-pesawat yang disimpan ini dikeluarkan, dibangun ulang, dan dimasukkan kembali ke dalam dinas aktif, karena RAF memiliki kebijakan untuk memelihara umur airframe dari setiap pesawatnya. Pesawat yang jam terbangnya sudah tinggi akan dipensiunkan, dikirimkan ke RAF Shawbury via jalur darat atau diterbangkan sendiri, sementara yang disimpan akan dikeluarkan untuk regenerasi, begitu seterusnya.
Bagaimana nasib pesawat-pesawat tempur yang jam terbangnya sudah tinggi dan umur airframe-nya sudah mendekati garis batas? Nah, RAF Shawbury juga memiliki unit disposal atau unit yang akan membesituakan pesawat-pesawat tersebut dengan mengirimkannya ke pangkalan-pangkalan lain untuk dihancurkan.
Sebelum dilakukan disposal, AMSU akan melakukan prosedur RTP (Reduced To Produce), alias dipreteli komponen dan suku cadang yang sekiranya dapat dimanfaatkan lagi untuk pesawat yang masih aktif dalam dinas operasional. (Aryo Nugroho)
Sumber : http://angkasa.co.id/

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak