Radar Militer

Blog Berita Seputar Aktivitas Militer Terbaru

Agar Efektif, Gunakan Fitur Pencarian (Search) Untuk Mencari Berita di Radar Militer

Jet Siluman F-35 Inggris Akan Dibekali Rudal MBDA Meteor

 Rudal MBDA Meteor
 Rudal MBDA Meteor 

Selama 10 tahun ke depan, jet tempur F-35 Amerika Serikat (AS) yang dikirim ke Inggris akan dimodifikasi untuk membawa rudal Meteor. Demikian laporan situs defense-update.com.
Menurut situs tersebut, Lockheed-Martin akan mengirimkan jet F-35 ke angkatan udara dan angkatan laut Inggris yang dilengkapi dengan rudal Beyond Visual Range Air-to-Air Missile (BVRAAM) Meteor. Ini merjuk pada kebutuhan untuk mengintegrasikan persenjataan Eropa dengan pesawat militer buatan AS seperti dikutip dari Sputniknews, Minggu (23/4/2017).
Menurut laporan, Kementerian Pertahanan Inggris telah menandatangani kontrak senilai USD52 juta untuk meng-upgrade pesawat F-35 baru dengan rudal Meteor yang canggih. Rudal ini membuat pilot mempunyai kemampuan untuk menjatuhkan musuh yang bergerak dengan kecepatan tinggi dalam jarak jauh.
Jet tempur stealth buatan AS, F-35, akan mulai menerima rudal Meteor yang dimulai pada 2024. Ini mengikuti modifikasi ekstensif agar sesuai dengan senjata berbentuk unik.
Seperti yang dilaporkan oleh update pertahanan, sirip rudal Meteor akan potong sedikit, namun juga diperpanjang, untuk mempertahankan karakteristik penerbangan mereka dan masuk ke dalam pesawat terbang.
Jet F-35 milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris atau Royal Air Force jika beroperasi dalam model stealth akan dibekali dua rudal meteor dan dua rudal udara ke darat. Sementara jika tidak dalam mode stealth, pesawat ini dapat membawa peluru kendali tambahan secara eksternal ke sayap.
Pengembangan diharapkan akan terjadi setelah tahun 2020, karena pesawat AS yang diimpor akan menerima modifikasi yang diperlukan untuk membuatnya kompatibel dengan senjata dan infrastruktur logistik buatan asing.
Bagikan :
+
0 Komentar untuk " Jet Siluman F-35 Inggris Akan Dibekali Rudal MBDA Meteor "

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top