Radar Militer

Blog Berita Seputar Aktivitas Militer Terbaru

Agar Efektif, Gunakan Fitur Pencarian (Search) Untuk Mencari Berita di Radar Militer

Perkuat Militer AS Secara Kilat, Trump: Kami Tak Punya Pilihan!

Presiden Donald Trump
Presiden Donald Trump  

Presiden Donald Trump menegaskan komitmennya untuk memperkuat militer Amerika Serikat (AS) secara kilat. Dia juga membenarkan langkah Pentagon yang membuat dua serangan militer kejutan, yakni di Suriah dan Afghanistan.
“Militer kami dibangun dengan cepat menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Terus terang, kami tidak punya pilihan!,” tulis Presiden Trump yang dikutip dari akun Twitter-nya, @realDonaldTrump, Senin (17/4/2017).
Pernyataan Trump ini muncul setelah Pentagon memperluas jangkauan global dan memamerkan kekuatan senjatanya dalam beberapa pekan terakhir.
Pada tanggal 7 April, AS secara sepihak nekat menembakkan 59 rudal jelajah Tomahawk dari Laut Mediterania dengan target pangkalan udara Shayrat, Suriah. Trump memerintahkan serangan itu sebagai respons serangan senjata kimia di Khan Sheikhoun pada 4 April, yang dituduhkan terhadap pasukan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Serangan di Suriah itu tanpa mandat dari Dewan Keamanan PBB. Suriah dan sekutunya—Rusia dan Iran—menganggap serangan AS sebagai agresi yang melanggar hukum internasional. Tapi, sekutu-sekutu AS mendukung serangan tersebut.
Kemudian pada Jumat dini hari pekan lalu, atas komando Trump, pesawat angkut MC-130 menjatuhkan senjata non-nuklir terbesar AS, Guided Bomb Unit Massive Ordnance Air Blast (GBU-MOAB) atau GBU-43 atau dikenal sebagai “Ibu dari Semua Bom” di Afghanistan.
Target AS itu diklaim sebuah terowongan yang jadi basis kelompok ISIS-Khorosan. Data terbaru dari otoritas Afghanistan, menyebut 94 orang tewas oleh serangan megabom ini.
Sumber : https://international.sindonews.com/read/1197744/42/perkuat-militer-as-secara-kilat-trump-kami-tak-punya-pilihan-1492406327
Bagikan :
+
0 Komentar untuk " Perkuat Militer AS Secara Kilat, Trump: Kami Tak Punya Pilihan! "

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top