Pesawat Tempur AS Terpantau Dekati Rusia

F-35A stealth Joint Strike Fighters
F-35A stealth Joint Strike Fighters  

Angkatan udara Amerika Serikat mengirimkan pesawat tempur terbarunya, F-35, ke dekat perbatasan Rusia. F-35A stealth Joint Strike Fighters itu disebut terbang dari AS menuju negara aliansi NATO, Estonia, yang bertetangga dengan Rusia.
Estonia mewaspadai agresi Rusia menyusul aneksasi Moskow di Krimea. Pejabat AS mengatakan penempatan F-35A ke Eropa merupakan bagian dari Prakarsa Reasuransi Eropa yang disiapkan setelah aneksasi tersebut.
F-35 merupakan pesawat tempur terbaru yang dimiliki AS dan dikirimkan ke Eropa. Sebelumnya, Negeri Paman Sam telah mengirimkan berbagai jet tempur termasuk F-22, F-16, F-15 dan A-10.
Selain pesawat tempur, AS juga mengirimkan ribuan tentara ke Eropa, sebagai bagian dari program tersebut.
Di sisi lain, Rusia melihat pengiriman tentara dan pesawat tempur itu sebagai ancaman.
“Ini merupakan aksi yang mengancam keamanan negara,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Adapun, pergerakan F-35 yang pada 15 April lalu, tengah berlabuh di Inggris, dibalas dengan pengiriman pesawat tempur Rusia ke dekat wilayah Alaska.
Pekan lalu, angkatan udara AS disebut mencegat pesawat Rusia sebanyak empat kali di wilayah pertahanan udara Alaska.
Kendati tidak ada ancaman serius dari pesawat militer kedua negara tersebut, pejabat AS mencatat hal tersebut sebagai ‘pesan tersirat’.
“Tidak ada cara lain mengartikan hal ini selain sebagai pesan strategis,” ujar salah satu pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya, dikutip CNN.
Moskow, di sisi lain, menyebut pesawat tempurnya hanya melakukan ‘patroli rutin’ di Laut Arktik, Atlantik, Laut Hitam dan Samudera Pasifik.
"Semua misi tersebut dilakukan sesuai dengan peraturan internasional dan terkait dengan perbatasan nasional," ujar Kementerian Pertahanan Rusia, dalam pernyataan tertulis.
Demikian juga, AS mengatakan penyebaran F-35 bukanlah reaksi terhadap insiden spesifik baru-baru ini.
“Penting bagi kami membawa pesawat F-35 untuk berlatih bersama dan terintegrasi dalam tim untuk mempertahankan kedaulatan negara-negara sekutu,” sebut Jenderal Tod D. Wolters, komandan Angkatan Udara AS di Eropa.
Di sisi lain, kehadiran F-35 di Eropa juga membantu AS unjuk kekuatan jet tempur mereka ke sekutu Eropa yang sudah memilikinya atau berencana untuk memperoleh versi mereka sendiri, termasuk Inggris, Italia, Norwegia, Belgia, Denmark dan Turki.
Pesawat F-35 hadir dalam tiga varian, yakni Versi A diterbangkan oleh Angkatan Udara AS, versi B oleh Marinir, dan versi C akan menjadi bagian dari armada Angkatan Laut AS.
Sumber : http://www.cnnindonesia.com/internasional/20170426151515-134-210259/pesawat-tempur-as-terpantau-dekati-rusia/

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak