Setelah Enam Tahun, Modernisasi KC-10A “Extender” USAF Akhirnya Selesai

KC-10A “Extender” USAF
KC-10A “Extender” USAF 

Dengan dikirimnya pesawat terakhir ke Pangkalan Udara Travis, California, selesai sudah program modernisasi pesawat tanker (aerial refueling) McDonnell Douglas KC-10A “Extender” US Air Force/USAF (Angkatan Udara AS) yang menghabiskan waktu selama enam tahun.
Pengiriman pesawat ke-59 itu telah melalui proses modifikasi sistem manajemen penerbangan (FMS) 800 termasuk memasangkan sistem CNS/ATM (Communication, Navigation, Surveillance/Air Traffic Management) terbaru yang dimulai pada tahun 28 Maret 2011 dan baru diumumkan oleh USAF pada 19 April.
Modifikasi tersebut memodernisasi pesawat hingga meningkatkan efektifitas misi dan memperbaiki sistem bahan bakar.
“Sebelumnya sistem FMS 800 menggunakan giroskop untuk menampilkan fungsi dan status pesawat terbang, seperti akselerometer. Giroskop ini sering kali menjadi terlalu panas serta membutuhkan perawatan,” tutur sumber dari USAF seperti dikutip IHS Jane’s, Kamis (27/4/2017).
Sumber tersebut menambahkan, “CNS/ATM menggantikan giroskop tua dengan sebuah sistem inframerah. Sistem tersebut meningkatkan akurasi serta tidak mengalami panas yang berlebihan, sehingga meningkatkan efisiensi bahan bakar pesawat.”
Saat ini USAF memiliki total pesawat tanker sebanyak 510 armada yang terdiri dari: 59 unit McDonnell Douglas KC-10A “Extender”; 342 Boeing KC-135R “Stratotanker”; 18 Lockheed Martin MC-130H “Combat Talon Ils” dan 37 MC-130J “Commando Ils”. Fery Setiawan

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak