Canggihnya RSS Independence, Penjaga Selat Singapura

RSS Independence
RSS Independence 

Angkatan Laut Singapura (RSN) merayakan 50 tahun kelahirannya pada 5 Mei kemarin. Perayaan tahun emas ini mendapat perhatian istimewa dari PM Lee Hsien Loong dengan mengunjungi Changi Naval Base.
Ia datang tidak hanya merayakan 50 tahun RSN, tapi juga meresmikan beroperasinya kapal pertama Littoral Mission Vessel (LMV) yang diberi nama RSS Independence.
RSS Independence akan menjadi kapal perang dengan spesifikasi LMV pertama dari delapan yang dipesan, bergabung dan siap menggantikan armada kapal patroli Fearless-class untuk memastikan amannya Selat Singapura dan Pelabuhan Singapura. Singapura memiliki 11 kapal Fearlass-class sejak tahun 1990-an.
Singapura mengumumkan memesan delapan LMV pada 3 Juli 2015 dengan menyatakan 3 hal terkait kapal ini: Smarter, Faster, Sharper.
RSS Independence memiliki berat 1.250 ton dengan nomor lambung 15. RSS Independenceakan dioperasikan oleh Skadron 182 sebagai komponen operasi dari Satuan Tugas Keamanan Maritim dari Angkatan Bersenjata Singapura.
Satgas ini dibentuk untuk menghadapi secara cepat potensi ancaman di wilayah perairan Singapura dan Jalur Laut Komunikasi (SLOC).
RSS Independence memiliki kecepatan 27 knot, jangkauan 3.500 Nm, dan mampu beroperasi selama 14 hari dengan of 23 awak kapal termasuk lima perwira.
Untuk persenjataan, RSS Independence dilengkapi satu kanon Oto Melara 76 mm, dua Oto Melara Hitrole 12,7mm berpengendali (RCWS), dan kanon Rafael 25 mm Typhoon.
RSS Independence juga dibekali dengan 12 lubang tembak vertikal (VLS) yang mampu menembakkan rudal MBDA VL Mica.
Dalam situasi damai, persenjataannya RSS Independence diganti dengan dua kanon air. Beny Adrian

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak