IDEF 2017 : MPT-55 dan MPT-55K Senapan Serbu Baru Asli Buatan Turki

Senapan Serbu MPT-55 Turki
Senapan Serbu MPT-55 Turki 

AD Turki memang sudah menjatuhkan pilihan pada senapan tempur MPT-76 dan bahkan sudah menerima 500 pucuk pesanan pertamanya untuk menggantikan HK G3. Namun begitu, MKEK sebagai pabrikan sudah tentu tidak mau sekedar mengandalkan order dari dalam negeri.
Masih dalam pameran IDEF 2017, MKEK yang ikut serta dalam pameran tersebut memamerkan produk terbaru mereka, MPT-55 dan MPT-55K. Senjata ini digadang sebagai senapan serbu infantri nasional.
Perbedaan keduanya ada pada panjang laras. MPT-55K ditawarkan dalam varian laras mikro, hanya sepanjang 279 mm atau sekitar 11 inci, setara dengan Mk18 CQBR (Close Quarter Battle Rifle).
Sementara varian standar MPT-55 menampilkan laras karabin sepanjang 368,5mm atau sekitar 14,5 inci, alias profil karabin.
Dari bentuk receiver dan keseluruhan senapan, sudah jelas kalau MPT-55 menganut desain AR-15 dengan bentuk receiver yang sangat khas itu. Mekanisme pengoperasian, melihat dari ruang yang tersedia di atas bolt, pasti mengandalkan mekanisme operating rod seperti pada AR-18, atau HK416.
Tidak salah memang kalau MPT-55 mengikuti desain AR-15, yang terbukti nyaman, ringan, dan mudah dioperasikan. Bobotnya sendiri hanya 3 kg untuk MPT-55K dan 3,3kg untuk MPT-55.
Selebihnya, MKEK mencoba menambah nilai jual supaya produk MPT-55 terlihat oke. Hal ini terlihat pada desain popor tarik. Walaupun masih terasa aura desain popor LE (Law Enforcement) milik Colt M4, tetapi yang ini dimodifikasi dengan bantalan karet dan setelan popornya mencapai 7 titik tarikan.
Akibatnya, pengguna punya opsi maksimal untuk menentukan konfigurasi panjang popor yang paling optimal.
Satu lagi yang terlihat beda ada pada trigger guard. Bagian ini dibuat membesar di bagian bawah untuk mengantisipasi kebutuhan operasi di pegunungan Utara dimana prajurit pasti mengenakan sarung tangan.
Untuk selektor pilihan penembakan MPT-55 juga menggunakan penanda berupa huruf, bukan piktogram seperti pada HK416.
Untuk urusan handguard, MKEK menggunakan trik dengan meniadakan rel Picattinny bawaan di kuadran kiri dan kanan. Bagian itu digantikan dengan lubang-lubang mur.
Kalau pengguna butuh memasang banyak aksesoris, baru pasang rel di titik yang diinginkan dan pasang aksesorisnya supaya tidak perlu menyandang bobot berlebih.
Sementara di moncong laras, MPT-55K mengandalkan muzzle brake dengan ujung terbuka dan empat slot pembuang cahaya. Kita tahu bersama-sama, ini adalah desain yang pertama kali digunakan oleh HK G36. MPT-55 sendiri menggunakan muzzle brake berbentuk bird cage yang mirip dengan milik M16A2/A4.
MKEK berharap agar produk MPT-55/MPT-55K ini bisa dibeli oleh Kepolisian Turki yang kini terus disibukkan dengan operasi anti teror di seluruh negeri. Senapan serbu yang ringan ini tentu sesuai untuk pertempuran jarak dekat yang sangat dinamis dan berintensitas tinggi. Aryo Nugroho

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak