Saab Mengkonfirmasi Telah Terima RFI untuk Pengadaan Pesawat Tempur India

Gripen E
Gripen E  

Saab pada hari Kamis (12/04) membenarkan bahwa mereka telah menerima dokumen permintaan informasi (request for information - RFI) dari Kementerian Pertahanan India untuk pengadaan 110 pesawat tempur untuk Angkatan Udara (IAF).
Para eksekutif Saab yang mengadakan konferensi pers di pameran pertahanan DefExpo 2018 yangtengah berlangsung di Chennai, India mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka telah menerima RFI dan akan menawarkan jet tempur multi-peran Gripen E untuk program tersebut.
Kementerian Pertahanan India telah mengeluarkan RFI untuk pengadaan sekitar 110 jet tempur untuk Angkatan Udara India pada minggu lalu.
RFI tersebut untuk mendapatkan informasi dari pabrikan peralatan asli (OEM) mengenai spesifikasi pesawat baik untuk jet tempur mesin tunggal maupun bermesin ganda. Menurut RFI tersebut, India bermaksud untuk membeli maksimal 15 persen dari total 110 pesawat tempur dalam kondisi siap terbang dan memproduksi sisanya 85 persen di India dibawah program Make in India, menurut RFI tersebut.
Narasumber Rusia juga mengkonfirmasi telah menerima RFI dan akan menawarkan pesawat tempur MiG-35 untuk program tersebut.
Kementerian Pertahanan India telah menetapkan bahwa sekitar 75 persen dari 110 pesawat tersebut merupakan pesawat tempur berkursi tunggal sementara sisanya merupakan pesawat tempur berkursi ganda.
Dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa OEM diminta untuk menyampaikan dengan jelas mengenai penawaran Transfer of Technology (ToT) mereka untuk pembuatan pesawat tempur tersebut di India.
Total biaya pengadaan bisa mencapai antara $15 miliar hingga $20 miliar dolar.
Pesaing lainnya untuk kompetisi ini kemungkinan adalah Boeing F/A-18 Super Hornet, Lockheed Martin F-16V dari Amerika Serikat, Dassault Rafale Prancis dan Eurofighter Typhoon. Pesawat baru tersebut dimaksudkan untuk menggantikan jet tempur MiG-21 Angkatan Udara India.(Angga Saja - TSM)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak