Serangan Udara Masif Koalisi AS Cuma Timbulkan Kerusakan Kecil

Serangan Udara Masif Koalisi AS
Serangan Udara Masif Koalisi AS 

Tass (14/4) melaporkan bahwa walaupun serangan rudal jelajah AS ke Suriah itu meriah sekali dimana kilatan-kilatan cahaya rudal yang meluncur menerangi langit malam dan menimbulkan kemeriahan dan juga membuat dunia menahan napas, nyatanya dampaknya sangat kecil.
Kepala Direktorat Operasi Staf Umum Militer Rusia Jenderal Sergei Rudskoi mengatakan kepada reporter di gedung Kementerian Pertahanan Rusia, bahwa tidak ada korban jiwa di pihak sipil dan juga prajurit militer Suriah pasca serangan rudal AS, Inggris, dan Perancis tersebut.
Salah satu penyebab minimnya korban adalah efektifnya artileri pertahanan udara Suriah menangkis rudal AS tersebut.
Rusia sendiri mendorong dilaksanakannya rapat darurat Dewan Keamanan PBB untuk mendiskusikan aksi agresif AS, Inggris, dan Perancis di Suriah, yang dilaksanakan atas perintah langsung Presiden Rusia Vladimir Putin.
Presiden Putin sendiri mengutuk keras dilancarkannya serangan yang dianggap oleh Rusia tidak punya dasar asumsi yang jelas tersebut.
Artileri Pertahanan Udara Suriah - Rusia Berhasil Cegat 71 Rudal yang Ditembakkan oleh Pasukan Koalisi AS
Tass (14/4) mengklaim bahwa sistem pertahanan udara Suriah begitu efektif dalam menangkis serangan udara berupa rudal yang disarangkan oleh kekuatan koalisi ke lokasi-lokasi di Suriah.
Bahkan, Kepala Departemen Operasi Staf Umum Militer Rusia Kolonel Jenderal (setara Letnan Jenderal) Sergei Rudskoi mengatakan bahwa jumlah rudal koalisi yang dicegat adalah 71 dari 103 rudal jelajah yang berhasil memasuki wilayah udara Suriah.
“Menurut informasi yang tersedia, 103 rudal jelajah ditembakkan. Artileri pertahanan udara Suriah yang diperkuat rudal buatan Uni Soviet berhasil menghalau mayoritas serangan yang dilepaskan oleh kapal perang dan pesawat. Total rudal yang dicegat adalah 71 rudal,” ujar sang Jenderal.
Rudal yang ditembakkan AS dan Koalisinya berhasil dihalau oleh gabungan S-125, S-200, Buk, Kvadrat, dan Osa yang merupakan sistem rudal darat-udara jarak menengah. (Aryo Nugroho)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak