Elbit System Australia Serahkan Thermal Weapon Sight ke AD Australia

Thermal Weapon Sight
Thermal Weapon Sight  

Elbit System Australia telah menyelesaikan fase penyerahan dari kontrak Land 125 Phase 3C yang memasok pembidik termal XACTth65 ke Angkatan Pertahanan Australia (Australian Defense Force - ADF).
Dan Webster, Managing Director Elbit Systems of Australia, dan Malcolm McKeith, Director of Armaments Systems Program Office pada Capability Acquisition and Sustainment Group (CASG), menandatangani dokumen penyerahan akhir di Melbourne Victoria, Melbourne Barracks pada 22 Maret. Tahap Pemeliharaan program Land 125 akan berlanjut hingga pertengahan 2020.
Ukurannya yang ringkas, dengan bobot yang ringan (hanya 450 gram) dan kinerja tinggi pada siang dan malam membuat XACTth65 menjadi yangh terdepan dalam kategorinya. Sejak penyerahan dimulai pada bulan September 2016, hampir 4.800 pembidik termal XACTth65 telah dipasok ke Angkatan Darat Australia dengan indikasi awal menunjukkan keandalan yang baik dari sistem yang telah diserahkan.
Memperhatikan umpan balik positif dari pengguna akhir XACTth65 ini, Manajer Proyek Land 125 Australia, Cathie Webb berkomentar, “Personil yang telah mendapatkan pembidik termal ini telah memberi kami umpan balik yang sangat positif tentang keefektifan penglihatan dan kemudahan penggunaan."
Director of Armaments Systems Program Office CASG, Malcolm McKeith, menyambut baik kekuatan hubungan yang dipupuk antara kantornya dan Elbit Systems of Australia dan menyatakan minatnya pada teknologi lain yang dikembangkan oleh Perusahaan tersebut.
Dan Webster, Managing Director Elbit Systems of Australia berkata, “Keberhasilan kontrak ini adalah aspek penting lainnya dari kemitraan strategis perusahaan dengan Angkatan Darat dan ADF secara lebih luas. Teknologi bergerak sangat cepat, dan sesuai dengan seluruh penawaran kami yang sangat beragam, dan pembidik senjata ini tidak terkecuali. Pembidik termal th65 hanyalah permulaan dari peran yang akan dimainkan oleh teknologi dalam sistem pembidik. Langkah berikutnya adalah integrasi data pembidik ke dalam Sistem Manajemen Tempur.” (Angga Saja - TSM)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak