Digelar Akhir Juni Latihan Tempur Laut RIMPAC 2018 Hadirkan 52 Kapal dan 200 Pesawat

RIMPAC
RIMPAC  

Sebanyak 26 negara akan hadir dalam latihan tempur laut internasional terbesar Rim of Pacific (RIMPAC) tahun ini di Kepulauan Hawaii dan California Selatan pada 27 Juni hingga 2 Agustus 2018.
Latihan akan menghadirkan 52 kapal perang terdiri dari 47 kapal perang permukaan dan lima kapal selam serta melibatkan 25.000 personel. Tidak hanya itu, untuk pertama kali sebanyak 18 negara akan turut menyertakan angkatan daratnya dalam latihan dua tahunan ini. Tahun 2018 merupakan penyelenggaraan ke-26 RIMPAC sejak dilaksanakan pada 1971.
Tema yang diusung RIMPAC 2018 adalah “Capable, Adaptive, Partners”. Selain sebagai ajang silaturahim angkatan laut yang disertai angkatan lainnya, latihan ini juga akan mendemontrasikan kemampuan penanggulangan bencana, operasi keamanan laut, dan pertempuran laut.
Sementara pelatihan yang yang akan dilaksanakan bersama antara lain operasi amfibi, penembakan, perang antikapal selam, pertahanan udara, kontra teroris, penyelaman, dan operasi penyelamatan.
Kedua puluh enam negara yang akan berpartisipasi dalam RIMPAC 2018 adalah Australia, Brasil, Brunei, Kanada, Cile, Kolombia, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Israel, Jepang, Malaysia, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Peru, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Tonga, Inggris, Vietnam, dan Amerika Serikat.
Negara yang pertama kali ikut dalam RIMPAC adalah Brasil, Israel, Sri Lanka, Vietnam, Selandia Baru, dan Cile.
Pada RIMPAC tahun ini juga untuk pertama kali akan dilaksanakan penembakan dari udara menggunakan rudal antikapal jarak jauh (LRASM). Rudal akan diluncurkan dari pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat.
Sejumlah live firing lainnya juga akan dilaksanakan, seperti penembakan menggunakan rudal darat antikapal oleh Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF) dan penembakan rudal serang maritim (naval strike missile - NSM) dari peluncur palletized load system (PLS) oleh Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army). Inilah untuk pertama kali pasukan darat dilibatkan dalam penembakan rudal dalam penyelenggaraan RIMPAC. (Roni Sontani)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak