Eurosatory 2018: Licorne Pocket C2, Upgrade Satuan Tembak Rudal Mistral dengan Kemampuan Anti-Drone

Control and Command
Control and Command 

Solusi yang baru saja dirilis MBDA di Eurosatory 2018 ini diberi label Licorne Pocket C2 (Control and Command). Pada prinsipnya MBDA menggadang Licorne untuk mengintegrasikan sistem anti drone dengan sistem hanud konvensional. Dan oleh MBDA, Licorne dirancang untuk bisa harmonis dengan pakem VSHORAD (Very Short Air Defence) ‘keluarga’ rudal Mistral. Antara Licorne dengan sistem Mistral eksisting mengadopsi komponen arsitektur software yang sama, begitu pun dengan human machine interfaces (HMI).
Dengan meningkatnya ancaman asimetris dan aksi terorisme, potensi munculnya mini drone sebagai gangguan keamanan bisa merebak bila tak diantisipasi sedari dini. Dalam sudut gelar operasi, ketimbang harus menciptakan unit baru untuk menangkal ulah drone, maka akan lebih efektif dan efisien bila menambahkan kemampuan satuan Arhanud dengan tugas anti drone. Dan Licorne hadir untuk mengintegrasikan upaya anti drone yang terkoordinasi dengan aset arhanud yang ada, baik dari satbak kanon/rudal dan unit radar.
Untuk mencapai tujuan di atas, MBDA melengkapi Licorne dengan satu set data link detectors and jammers. Dalam pendeteksian, Licorne secara khusus menggunakan mobile radio frequency detection unit besutan Cerbair. Frekuensi tersebut diperankan untuk mencegat (intercept) koneksi data (transmisi) antara mini drone dengan pusat kendalinya. Pada tahapan selanjutnya, memungkinkan bagi operator untuk mengaktifkan tindakan balasan menggunakan activate countermeasures yang dikembangkan oleh KEAS. (Gilang Perdana)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak