MBT Karrar, Tank Tempur Utama Terbaru Buatan Iran

MBT Karrar
MBT Karrar 

Tepat di bulan Februari 2018 ini, tank tempur utama (MBT) terbaru buatan Iran resmi berdinas. Hal ini disampaikan langsung oleh Brigjen Kiomars Heidari, Panglima Angkatan Darat Iran, Kamis (15/2). Tank yang dinamai Karrar (penyerang/pemukul) ini akan melengkapi MBT Zulfiqar buatan lokal lainnya yang telah beropersi lebih dulu sejak tahun 1996.
Penampakan Karrar pertama kali terlihat saat peluncurannya pada Agustus 2016 yang disiarkan langsung oleh stasiun TV lokal. Selanjutnya pada 12 Maret 2017, Menteri Pertahanan Iran Brigjen Hossein Dehghan meresmikan lini produksi Karrar di Komplek Industri Senjata Bani-Hashem, di wilayah Dorud-Lorestan. Namun tak dijelaskan berapa jumlah produksi pada batch pertama ini.
Karrar dibangun berdasar sasis tank T-72 buatan Uni Soviet (kini Rusia) yang telah dilengkapi kubah senjata (turet) baru. Fakta ini bisa dipahami karena militer Iran mengoperasikan sekitar 480 tank T-72S. Namun desain akhir Karrar sendiri justru tampak lebih mirip dengan tank T-90MS buatan Rusia.
Peralatan standar Karrar mencakup sistem perlindungan NBC (nuklir, biologi, kimia), peralatan penglihatan malam untuk ketiga awaknya, sistem kontrol tembak elektro-optik, laser range finder, dan komputer balistik.
Semua anggota awak memiliki panel kontrol digital dan sistem manajemen medan perang baru untuk meningkatkan efektivitas tempur dengan mengintegrasikan peta pertempuran digital, kesadaran situasional, sistem komunikasi dan sensor.
Persenjataan utama Karrar adalah kanon smoothbore 125mm yang dilengkapi dengan fume extractor dan thermal sleeve. Meriam ini dapat menembakkan berbagai munisi standar seperti APFSDS (armour-piercing fin-stabilised discarding sabot), HEAT (high-explosive anti-tank), HEF (high-explosive fragmentation), dan bahkan bisa meluncurkan misil antitank.
Kisaran jarak tembak efektif menggunakan munisi APFSDS sekitar 2.000-3.000 meter. Sedangkan rudal antitank nya bisa melumat lawan sejauh 4.000-5.000 meter. Sistem pengisian munisi otomatis dengan tingkat maksimum tembak adalah sampai 8 putaran per menit atau 1-2 putaran per menit bila harus dipasok secara manual.
Sebanyak 22 munisi tersimpan di rumah autoloader yang siap digunakan dan sekitar 40 butir lainnya (termasuk rudal antitank) tersimpan dalam kompartemen dalam turet. Dengan sistem pengisian otomatis, Karrar hanya membutuhkan tiga orang awak saja yakni sopir, penembak (gunner), dan komandan.
Persenjataan kedua Karrar untuk sasaran lunak seperti menghadapi pasukan infanteri lawan tersedia RWS (remotely-operated weapon station) dengan senapan mesin kaliber 7,62mm yang dipasang di bagian belakang sebelah kanan turet tepat di belakang pintu palka komandan.
Sistem perlindungan Karrar berupa paket ERA (explosive reactive armor) di bagian depan lambung dan turret yang dapat meredam tumbukkan energi kinetik. Bagian belakang turret dan lambung juga dilengkapi sangkar baja untuk meningkatkan perlindungan terhadap ancaman dari serangan RPG (rocket-propelled grenade).
Meski digadang asli dalam negeri, sebagian komponen utama Karrar harus didatangkan dari luar seperti sight system yang dipasok oleh perusahaan Fotona dari Slovenia. Lalu mesin dieselnya yang ditengarai dipasok oleh Rusia, diperkirakan memiliki daya 1000-1200 hp hingga bisa melarikan tank berbobot 51 ton ini sampai 70 km/jam di jalan rata keras. Jangkauan jelajah Karrar sekitar 550 km dan bisa bertambah jauh dengan dua tangki bbm ekstra sebanyak 200 liter yang dipasang pada buritan tank. (Rangga Baswara)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Radar Acak