Radar Militer: TNI AD
Tampilkan postingan dengan label TNI AD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI AD. Tampilkan semua postingan

12 Agustus 2020

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104 di Pantai Permisan Nusakambangan Cilacap

radarmiliter.com - Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, menutup Pendidikan Komando Angkatan 104 TA. 2020 di Pantai Permisan Cilacap, Senin (10/8/2020).
Pendidikan komando angkatan 104 diikuti oleh 187 peserta yang merupakan gabungan 177 peserta dari Kopassus dan 10 peserta dari Korpaskhas TNI AU. Penutupan pendidikan diawali dengan aplikasi serangan regu komando yang melibatkan peserta pendidikan komando angkatan 104, yang kemudian dilanjutkan dengan upacara penutupan.
Pendidikan Komando Angkatan 10
Pendidikan Komando Angkatan 104
Dalam amanatnya Danjen Kopassus berharap agar kualifikasi dan brevet komando yang disandang dan janji prajurit komando yang diikrarkan dapat memacu, mendorong dan memotivasi seluruh peserta didik untuk senantiasa siap mengabdi di satuan Kopassus.
”Pendidikan komando yang dilaksanakan selama tujuh bulan telah memberikan bekal yang cukup sebagai anggota Kopassus. Dimana pendidikan ini telah didesain sedemikian rupa berbeda dengan jenis pendidikan lainnya dengan skenario yang sangat khusus,” tegasnya, dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2020).
Dijelaskan oleh abituren Akmil 1990 ini, bahwa pendidikan komando dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap basis, tahap gunung hutan dan tahap rawa laut, yang mana tiap tahap memiliki karakateristik dan tujuan yang berbeda. Dengan karakteristik yang berbeda tiap tahapnya maka diharapkan akan dapat membentuk jiwa korsa dan ikatan yang kuat di antara sesama prajurit komando sekaligus untuk melatih anggota dapat berpikir dan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat dalam kondisi yang lelah dan tertekan. ”Penutupan pendidikan bukanlah akhir akan tetapi justru awal dimulainya pengabdian kepada satuan, bangsa dan Negara,” katanya.
Oleh karenanya Danjen meminta kepada seluruh peserta didik yang baru saja dilantik untuk selalu mengikuti perkembangan situasi ke depan yang menyangkut ancaman terhadap keselamatan dan keutuhan negara. Disamping itu Danjen juga menekankan untuk senantiasa memelihara kemampuannya agar selalu siap untuk melaksanakan tugas operasi meneruskan jejak para senior dan pendahulu sebelumnya.
Berkenaan dengan situasi pandemi covid 19, sebelum mengakhiri amanatnya Danjen berpesan kepada seluruh peserta didik komando angkatan 104, untuk patuh dan berpedoman pada protokol kesehatan dan aturan tatanan kehidupan baru dalam rangka membantu mencegah penyebaran wabah tersebut. (Sucipto)

03 Agustus 2020

TNI AD Uji Kelaikan 39 Helikopter Skadron-11 Serbu Penerbad Setelah Insiden di Kendal

radarmiliter.com - Kepala Dislaikad Brigjen TNI P Gunung Sarasmoro mengatakan sejumlah tahapan telah dilaksanakan dalam pelaksanaan pemeriksaan kelaikan terhadap 39 Helikopter milik Skadron-11 Serbu Puspenerbad.
Hal tersebut disampaikan Gunung dalam laporannya kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa terkait hasil pemeriksaan kelaikan helikopter tersebut.
Skadron-11 Serbu Penerbad
Skadron-11 Serbu Penerbad  
"Adapun tahapan yang dilakukan adalah verifikasi dokumen, conformity atau pencocokan data lalu dilaksanakan uji terbang yang hasilnya dituangkan dalam checklist yang telah disusun berdasarkan flight manual dan maintenance manual yang dikeluarkan oleh pabrik,” kata Gunung dalam laman resmi TNI Angkatan Darat, tniad.mil.id, pada Jumat (31/7/2020).
Sementara itu Komandan Puspnerbad Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso juga melaporkan ke Andika bahwa pihaknya telah mengetahui sejumlah masalah pada helikopter berdasadkan uji kelaikan tersebut.
Teguh mengatakan pihaknya akan menerapkan Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA) agar dapat mengidentifikasi bahaya yang akan dihadapi sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan.
“Faktor yang menjadi kendala di Puspenerbad adalah faktor manusia, faktor misi, media dan faktor manajemen. Kami berterimakasih dengan Dislaikad karena hasil pemeriksaan ini membuat kami mengetahui apa saja masalah yang ada pada Helikopter,” kata Teguh.
Pemeriksaan kelaikan Helikopter milik TNI AD tersebut didasari beberapa kecelakaan yang dialami beberapa waktu lalu, sehingga Andika mengarahkan untuk langsung ditemukan permasalahannya.
“Saya ingin Dinas Kelaikan AD lakukan pemeriksaan untuk seluruh Helikopter milik TNI AD dan menggandeng orang yang ahli di bidang ini, kalau memang perlu ada insentif untuk teknisi segera laporkan. Segera lakukan, ini menjadi prioritas karena berkaitan dengan keselamatan,” kata Andika.
Diberitakan sebelumnya terjadi kecelakaan Helikopter Mi-17V5 milik Puspenerbad di Kawasan Industri Kendal Semarang Jawa Tengah pada Sabtu 6 Juni 2020 lalu.
Helikopter tersebut mengalami kecelakaan pada saat misi latihan endurance kedua dengan materi tactical manuver tersebut.
Empat prajurit TNI yang gugur dalam kecelakaan tersebut antara lain Kapten CPN Kadek, Kapten CPN Fredi, Kapten CPN Y Hendro, dan Lettu CPN Wisnu.
Sedangkan lima prajurit yang selamat antara lain Praka Supriyanto, Lettu CPN Vira Yudha, Praka Nanang, Praka Rofiq, dan Praka Andi.
Sementara itu Lettu CPN Vira Yudha meninggal dunia ketika menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Kariadi Semarang pada Minggu (13/6/2020). (Gita Irawan)
Sumber : tribunnews.com

07 Juli 2020

AS Setujui Penjualan MV-22 Block C Osprey untuk Indonesia

radarmiliter.com - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah memutuskan untuk menyetujui kemungkinan Foreign Military Sale kepada Pemerintah Indonesia untuk delapan (8) pesawat terbang MV-22 Block C Osprey dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya sebesar $ 2 miliar. Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) akan memberikan sertifikasi yang diperlukan untuk memberi tahu Kongres AS tentang kemungkinan penjualan ini.
 MV-22 Block C Osprey
 MV-22 Block C Osprey 
Penjualan tersebut jika dijalankan, akan menandai negara diluar AS kedua yang membeli Osprey, dimana Jepang menjadi negara asing pertama. Hal itu juga akan menjadi kemenangan bagi konsorsium Bell-Boeing yang membuat Osprey. Osprey ke-400 baru saja dikirim dari jalur produksi sebulan yang lalu.
Pemerintah Indonesia telah mengajukan untuk membeli delapan (8) pesawat MV-22 Block C Osprey. Pembelian termasuk dua puluh empat (24) mesin AE 1107C Rolls Royce; dua puluh (20) AN / AAQ-27 Forward Looking InfraRed Radar; dua puluh (20) AN/AAR-47 Missile Warning System; dua puluh (20) AN/APR-39 Radar Warning Receiver; dua puluh (20) AN/ALE-47 Countermeasure Dispenser System; dua puluh (20) AN/APX-117 Identification Friend or Foe System (IFF); dua puluh (20) AN/APN-194 Radar Altimeter; dua puluh (20) AN/ARN-147 VHF Omni­Directional Range (VOR) Instrument Landing System (ILS) Beacon Navigation System; empat puluh (40) ARC-210 629F-23 Multi-Band Radio (Non-COMSEC); dua puluh (20) AN/ASN-163 Miniature Airborne Global Positioning System (GPS) Receiver (MAGR); dua puluh (20) AN/ARN-153 Tactical Airborne Navigation System; dua puluh (20) Traffic Collision Avoidance System (TCAS II); dua puluh (20) M-240-D 7.64mm Machine Gun; dua puluh (20) GAU-21 Machine Gun; Joint Mission Planning System (JMPS) with unique planning component; publikasi dan dokumentasi teknis; suku cadang pesawat terbang dan suku cadang perbaikan; perbaikan dan pengembalian; layanan pengiriman ferry; dukungan tanker; peralatan pendukung dan uji; pelatihan personil dan peralatan pelatihan; perangkat lunak; kontraktor Pemerintah AS dan engineering, logistik, dan layanan dukungan teknis; dan elemen pendukung teknis dan program lainnya. Perkiraan total biaya adalah $ 2,0 miliar.
Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung tujuan kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan mitra regional penting yang merupakan kekuatan bagi stabilitas politik, dan kemajuan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik. Sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Indonesia dalam mengembangkan dan mempertahankan kemampuan bela diri yang kuat dan efektif.
Usulan penjualan pesawat dan dukungannya akan meningkatkan kemampuan bantuan kemanusiaan dan bencana Indonesia dan mendukung operasi amfibi. Penjualan ini akan meningkatkan pembagian beban dan interoperabilitas dengan Pasukan AS.
Menurut thedrive.com, V-22 meskipun tidak murah, sangat cocok untuk Indonesia, negara yang terdiri dari 17.000 pulau yang membentang ribuan mil. Kemampuan V-22 untuk mengangkut beban yang signifikan pada kecepatan turboprop, dan masih bisa mendarat dan lepas landas secara vertikal akan secara drastis meningkatkan kemampuan logistik militer Indonesia.(Angga Saja-TSM)

14 Juni 2020

Raih Double Degree, 3 Perwira TNI AD Lolos Dari Lubang Jarum US Army

radarmiliter.com - Tidak saja menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat di Amerika Serikat atau US Army Commanding General and Staf College (CGSC), keberhasilan 3 (tiga) orang perwira TNI AD, Mayor Inf Fauzan Alfikri dan dua rekannya meraih double degree dari US Army University dapat diibaratkan lolos dari lubang jarum.
Hal tersebut disampaikan Atase Militer Darat RI untuk Amerika Serikat Kolonel Inf Hendri dalam rilis tertulisnya di Washington DC, Sabtu, (13/6/2020).
Raih Double Degree
Raih Double Degree 
Dikatakannya, ketiganya merupakan perwira yang baru saja lulus dari Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Amerika Serikat atau US Army Commanding General and Staff College (US Army CGSC), pada Jumat (12/6/2020) kemarin.
"Perwira TNI AD yang mengikuti Seskoad di Amerika sebanyak 3 orang, atas nama Mayor Arm Winner Dieng, Mayor Inf Fauzan Alfikri, dan Mayor Inf Gede Agus Pringgana," kata Hendri.
"Selain berhasil menyelesaikan pendidikan Seskoadnya, ketiga perwira ini sukses meraih gelar master dari US Army University, dan berhak menyandang gelar MMAS," lanjutnya.
Diceritakan Mayor Inf Fauzan Alfikri mewakili 2 rekannya, MMAS merupakan program master dari US Army University di luar dari program US Army CGSC, dengan tahapan seleksi yang ketat dan tidak mudah.
"Dari jumlah 1100 siswa CGSC, tidak lebih dari 140 orang berhasil lulus dan mendapatkan gelar Master of Military Art and Science," jelas Fauzan
"Selain harus lulus dalam beberapa tahapan tes, juga harus mampu memelihara nilai Indeks Prestasi Kumulatif diatas 3,5 sepanjang tahun ajaran," lanjut alumni Akmil 2005 itu.
Tercatat dari 145 perwakilan TNI AD sejak tahun 1953, baru 10 orang yang berhasil meraih gelar MMAS, dan tahun ini merupakan angkatan pertama dimana seluruh siswa TNI AD berhasil lulus CGSC sekaligus meraih gelar MMAS.
"Sukses yang kami raih ini, tentunya tidak lepas dari dukungan dan bimbingan serta kesempatan yang diberikan pimpinan TNI AD, para komandan, para senior serta seluruh rekan-rekan parjurit TNI AD," ucap Fauzan
"Dan menjadi modal bagi kami bertiga, untuk melanjutkan dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab ke depan sebagai prajurit TNI AD," pungkasnya. (Dispenad)

Membanggakan, Kapten Cpm Ibrahim Raih Honor Graduation dan Iron Man Award di Amerika

radarmiliter.com - Tidak saja berhasil meraih prestasi di bidang akademik, sebagai peraih International Student Honor Graduation, Kapten Cpm Ibrahim juga berhasil menjadi yang terbaik di bidang jasmani di antara 38 perwira yang mengikuti Pendidikan Maneuver Support Center of Excellence di Fort Leonard Wood Missouri, Amerika Serikat.
Hal tersebut disampaikan Atase Militer Darat RI untuk Amerika Serikat Kolonel Inf Hendri dalam rilis tertulisnya di Washington DC, Jumat, 12/6/2020.
Kapten Cpm Ibrahim
 Kapten Cpm Ibrahim  
Dikatakannya, pendidikan yang diikuti 38 orang terdiri 30 orang dari Amerika dan 8 orang siswa asing itu, Kapten Cpm Ibrahim R. Putra menjadi siswa manca negara yang berhasil meraih prestasi International Student Honor Graduation yaitu penghargaan kepada siswa dengan nilai akademik diatas 90.
"Nilai akademik yang diraih oleh Ahim (nama panggilan Kapten Cpm Ibrahim R. Putra) 94,15," jelas Hendri.
"Juga meraih prestasi International Student Iron Man Award yang merupakan penghargaan untuk siswa dengan nilai kesegaran jasmani di atas 290/300 atau diatas 95, dimana nilai Ahim adalah 297," lanjutnya.
Sementara itu, Ahim saat dihubungi melalui telepon menyampaikan kiat-kiat sehingga dapat berprestasi dalam mengikuti pendidikan selama 7 bulan tersebut.
"Selalu belajar dan berlatih serta berdoa," kata Ahim singkat.
"Serta rajin membaca buku, karena buku adalah gudang pengetahuan dan untuk membukanya kita memerlukan kunci yaitu dengan membaca," lanjut alumni Akmil 2009 itu.
Selain menjadi kebanggaan atas prestasinya tersebut, Ahim mengucapkan rasa syukurnya kepada Tuhan YME serta terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan semangat terhadap dirinya.
"Terima kasih kepada pimpinan TNI AD yang telah memberikan kesempatan untuk pendidikan ini, serta kepada keluarga dan rekan-rekan prajurit semua atas doa dan bimbingannya selama ini," ucap Ahim.
"Ke depannya saya berharap dapat selalu memberikan yang terbaik bagi TNI AD dan Pomad serta bangsa dan negara," pungkasnya. (Dispenad)

09 Juni 2020

Lalui Proses Panjang, Indo RDB MONUSCO Serahkan 72 Milisi dan 32 Senjata serta 346 Munisi

radarmiliter.com - Melalui proses panjang dan tidak mudah dengan berbagai kegiatannya dan upaya pendekatan, komunikasi serta mediasi, Satgas Indo RDB MONUSCO sampai saat ini telah menyerahkan 72 Milisi dan 32 Senjata serta 346 Munisi kepada staf Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDR/RR) di Kongo.
Satgas Indo RDB MONUSCO
Satgas Indo RDB MONUSCO  
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Indo RDB XXXIX-B MONUSCO, Kolonel Inf Daniel Lumbanraja, dalam rilis tertulisnya di Provinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo, Rabu (3/6/2020).
Dikatakannya, sampai dengan saat ini, Satgas Indo RDB XXXIX-B MONUSCO telah berhasil menerima penyerahan diri 72 orang eks kombatan, 32 pucuk senjata, dan 1 buah granat serta 346 butir peluru tajam dan diserahkan DDR/RR, untuk diproses sesuai dengan ketentuan United Nations.
"Dan Selasa (2/6/2020) kemarin, bertempat di Combat Operation Base (COB) Bendera, kita menyerahkan 17 milisi beserta 13 pucuk senjata kepada pihak DDR/RR," kata Daniel.
"Hasil dari proses yang panjang dan tidak mudah dengan berbagai upaya pendekatan, komunikasi serta mediasi, Tim Gerak Cepat dan Tim Cimic Satgas Indo RDB MONUSCO berhasil mengajak kelompok Aleluya untuk menyerahkan diri dengan keinginan kembali bergabung menjadi masyarakat biasa," lanjutnya.
Lebih lanjut disampaikan, penyerahan diri para milisi berikut senjatanya itu, juga merupakan hasil kerja keras personel Satgas dalam melaksanakan kegiatan Long Range Mission (LRM), Long Range Patrol (LRP) dan Civil Military Coordination (Cimic) dan escort yang telah digelar selama empat minggu terakhir secara intensif di wilayah Axis Bendera.
"Operasi gerak cepat dipimpin Danki D COB Bendera, Mayor Inf Vijay berhasil membuat 16 orang milisi dari kelompok Aleluya pimpinan Mr. Aleluya menyerahkan diri, berikut 12 pucuk senjata api jenis AK-47 di Desa Katanga," kata Daniel.
"Dan di Desa Mboka (125 KM Barat Moba dan 195 selatan Kalemie) Provinsi Tanganyika, saat melaksanakan escort DDRR dipimpin Letda Inf Rio Kurniawan juga berhasil membuat satu orang milisi atas nama Mr. Khisimbi menyerahkan diri dengan satu pucuk senjata api jenis FAL," lanjutnya.
Atas keberhasilan tersebut, Dansatgas Indo RDB Monusco mengucapkan terima kasih atas kerja keras prajurit Satgas dalam melaksanakan misi khususnya di wilayah Axis Bendera yang merupakan red zone basis Mai-mai Apanapale dan Twa kelompok bersenjata paling reaktif di Republik Demokratik Kongo. (Dispenad)

08 Juni 2020

Letda Cpn (K) Alberta Injilia "Anong", Penerbang Helikopter Serbu Bell-412EP TNI AD

radarmiliter.com - Nama Letda Cpn (K) Alberta Injilia saat ini tengah ramai diperbincangkan oleh masyarakat luas, khususnya di Provinsi Kalimantan Barat. Bukan tanpa alasan, perempuan yang akrab disapa Anong tersebut saat ini menjadi satu di antara penerbang helikopter serbu Bell-412EP TNI AD.
Lulusan Taruni Akmil 2018 ini merupakan bagian penting dari Kodam XII/Tanjungpura untuk mendistribusikan bantuan beras dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke wilayah yang sulit dijangkau di Provinsi Kalbar.
Letda Cpn (K) Alberta Injilia "Anong"
Letda Cpn (K) Alberta Injilia "Anong" 
Perwira Penerbang II Flite Heli Serang Skadron-12/Serbu Waytuba ini memang sedang melaksanakan BKO di Kodam XII/Tpr dalam rangka mendukung Kodal Pangdam XII/Tpr dan Dorlog Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat.
Tak hanya berprestasi di usianya yang terbilang masih muda, Alberta Injilia juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Dayak, khususnya di tempat kelahirannya di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Perempuan cantik ini diketahui merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, dari pasangan Arkadius Ardi (59) dan Sopianita (49). Tribun Pontianak pun mendapat kesempatan luar biasa dapat berkomunikasi langsung dengan Penerbang wanita TNI AD kelahiran 14 September 1996 itu.
Sumber : tribunnews.com

07 Juni 2020

Pangdivif 2 Kostrad Meninjau Alutsista Baru M3 Amphibious Pontoon Yonzipur 10 Divif 2 Kostrad

radarmiliter.com - Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.Tr (Han), melaksanakan peninjauan Alutsista baru yang dimiliki oleh Yonzipur 10 Divif 2 Kostrad yang bermarkas di Pasuruan. Sabtu (30/5).
Yonzipur 10 secara bertahap kembali akan mendapatkan tambahan perkuatan Alutsista baru guna mendukung pelaksanaan tugas yang diemban oleh satuan ini. Untuk saat ini Alutsista yang telah diterima oleh satuan ini adalah M3 Amphibious Pontoon dan Treva-15 (Heavy Duty Recovery Vehicle).
M3 Amphibious Pontoon Yonzipur 10 Divif 2 Kostrad
M3 Amphibious Pontoon Yonzipur 10 Divif 2 Kostrad 
Didampingi oleh Danyonzipur 10 Divif 2 Kostrad Letkol Czi Dendi Rahmat Subekti, S.Sos., Pangdivif 2 Kostrad mengecek secara langsung kondisi dan operasional 2 jenis Alutsista yang baru diterima ini.
Danyonzipur 10 menjelaskan, “M3 Amphibious Pontoon merupakan kendaraan amfibi yang dapat bergerak baik di darat mapun diperairan, sedangkan Treva-15 adalah jenis kendaraan evakuasi dan pemulihan yang bersifat taktis,” jelasnya.
Dalam kesempatan ini Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan, “Alutsista baru yang diterima ini adalah bentuk kepercayaan Pimpinan TNI AD kepada Yonzipur 10, yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok yang dipercayakan kepada Yonzipur 10,” ungkapnya.
“Seperti kita ketahui, M3 Amphibious ini dilengkapi dengan 2 sisi pontoon yang apabila digelar dapat berfungsi sebagai jembatan maupun rakit dimana mampu menahan beban sebesar 70 ton untuk kendaraan beroda dan 85 ton untuk kendaraan berantai. Sedangkan Treva-15 merupakan kendaran dengan 4 pintu kabin yang berfungsi unuk mengangkut kru kendaraan yang di evakuasi serta mampu mengangkut beban hingga 30 ton,” tambah Pandiv.
“Saya berpesan, Alutsista ini dioperasionalkan secara profesional, terutama bagi personel yang mengawakinya, laksanakan pengecekan dan pemeliharaan secara berkala, sehingga Alutsista baru yang dimiliki saat ini dapat mendukung tugas pokok Satuan Yonzipur 10 Divif 2 Kostrad,” pungkas Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.Tr.(Herru Sustiana-TSM)

06 Juni 2020

Kadispenad Ungkap Kronologi Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal

radarmiliter.com - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Nefra Firdaus mengungkapkan kronologi kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI AD yang jatuh di area Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, pada Sabtu (6/6).
Nefra mengatakan helikopter dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang.
Kronologi Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal
Kronologi Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal 
"Saat dilaksanakan Pre-flight Check [pengecekan sebelum terbang] tidak ditemukan hal-hal menonjol [indikasi kerusakan]," kata Nefra dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (6/6) sore.
Selain itu, misi latihan ketahanan terbang pertama, sebelum misi ke-2, juga berjalan dengan aman.
Nefra menerangkan, helikopter dengan nomor registrasi HA 5141 tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1.
"Sekitar jam 12.35 siang tadi, helikopter ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang Tactical Manuver," ujar Nefra.
Namun, lanjut Jenderal bintang satu ini, sekitar pukul 13.40 WIB, helikopter MI-17 ini jatuh di Kaliwungu, Kecamatan Kendal, Jawa Tengah.
Setelah jatuh, Helikopter MI-17 ini terbakar dan menyebabkan empat orang kru meninggal dunia, sementara lima lainnya luka-luka.
"Korban luka-luka saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit terdekat," ucap Nefra.
Penyebab jatuhnya Helikopter MI-17 TNI AD itu, tambah dia, masih dalam proses investigasi.
Sementara itu seperti dikutip dari Antara, salah seorang saksi mata, Sarwono mengatakan, enam orang berusaha menyelamatkan diri saat heli dalam kondisi terbakar.
"Ada enam orang berusaha keluar dengan berguling," kata pengawas di salah satu proyek di kawasan industri tersebut.
Sesaat kemudian, lanjut dia, sejumlah petugas langsung berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api. (bac/pmg)

01 Juni 2020

TNI AD Gunakan Helmet Thermal Berteknologi Tinggi untuk Deteksi Covid-19

radarmiliter.com - TNI Angkatan Darat (AD) akan menggunakan helmet thermal KC wearable yakni, helm berteknologi canggih dan terbaru dalam mendeksi penyebaran virus Corona (Covid-19).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus mengatakan, helmet thermal KC wearable merupakan inovasi IT canggih untuk mendeteksi suhu tubuh beberapa orang dalam waktu yang sama, lebih cepat dan efektif dibandingkan thermo gun.
Helmet Thermal
Helmet Thermal 
f“Inovasi ini dapat mendeteksi suhu tubuh seseorang melalui jarak sampai dengan 10 meter. Selain itu dapat memeriksa suhu tubuh orang yang lebih banyak dan tentunya waktunya akan lebih cepat dan efektif. Selama ini kita hanya menggunakan thermo gun. Tentunya juga dapat mereduksi risiko petugas medis akibat kontak dekat,” jelas Nefra dalam rilis tertulisnya Minggu (31/5/2020).
Pada pelatihan yang dilakukan di Mabes AD, lanjut Nefra, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa ikut mengawasi cara penggunaan dan sistem kerja helm canggih ini. Pelatihan yang dilakukan di Mabes AD dan RSPAD pada Kamis, 28 Mei 2020 ini diikuti perwakilan Satuan Kesehatan dari Kesehatan Mabes AD, Akademi Militer di Magelang, Sekolah Staf & Komando AD di Bandung, Sekolah Calon Perwira AD di Bandung, dan RSPAD.
Dengan adanya inovasi ini, kata dia, diharapkan dapat membantu penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh jajaran TNI AD di seluruh Indonesia.”Di Mabes AD kita sosialiasi sekaligus latihkan penggunaannya. Selain untuk mendeteksi dan menyeleksi orang yang masuk ke fasilitas TNI AD, termasuk rumah sakit, ini juga menegaskan komitmen TNI AD dalam memutus dan mencegah penyebaran pandemi Covid-19,” lanjutnya.
Terpisah, peserta pelatihan dari kesehatan Sekolah Calon Perwira AD di Bandung Letda Ckm (K) dr. Eva menyampaikan, kehadiran helmet thermal KC wearable sangat membantu bagi tenaga medis karena karena lebih cepat dalam mendeteksi suhu tubuh.
“Selama ini untuk mengecek suhu tubuh, kita lakukan satu per satu dan dengan jarak yang dekat. Namun dengan alat ini kita dapat mendeteksi suhu tubuh seseorang lebih cepat, dan dapat dilakukan dari jarak jauh tanpa harus mendekati orang tersebut,” jelasnya.
Inovasi ini tentunya sangat membantu tim medis karena dapat mendeteksi secara dini dari orang-orang yang terinfeksi Covid-19, sehingga dapat mengurangi dampak penyebaran pandemi ini. (Sucipto)

21 Mei 2020

Satgas Pamrahwan Yonko 462 Paskhas Melaksanakan Pengamanan Penerbangan CN-235 di Bandara Oksibil

radarmiliter.com - Satgas Paskhas Pamrahwan Yonko 462 Paskhas Pos Oksibil dipimpin Lettu Pas Febrianto Tri Sulaksono S.T.(Han) melaksanakan pengamanan penerbangan di wilayah Bandara Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang Papua. Jumat (15/5/2020).
Satgas Pamrahwan Yonko 462 Paskhas
Satgas Pamrahwan Yonko 462 Paskhas 
Pengamanan ini bertujuan untuk mengamankan Bandara Oksibil dari gangguan yang selama ini terjadi, penerbangan pesawat CN-235 A-2302 dari Skadron Udara 27 milik TNI Angkatan Udara ini membawa dukungan logistik Satgas TNI yang bertugas di wilayah Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang Papua.
Pada kegiatan pengamanan ini Satgas Paskhas Pamrahwan Papua Batalyon Komando 462 Paskhas Pos Oksibil melaksanakan pengamanan pesawat, pengamanan perimeter bandara, pengamanan tower, dan penembak runduk.
Pelaksanaan pengamanan penerbangan dilaksanakan ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar.
Dansatgas Pamrahwan Yonko 462 Paskhas Letkol Pas Yoseph M. Purba, MAvnMgt, M.M.S., pcsc, mengatakan Pengamanan ini adalah suatu bentuk kesiapsiagaan Prajurit Satgas Yonko 462 Paskhas dalam melaksanakan Pengamanan Bandara di Wilayah Papua terutama di wilayah Bandara Oksibil.

17 Mei 2020

Lima Tank AMX-13 Yonkav 10 Jalani Rehab

radarmiliter.com - Batalyon Kavaleri 10/Mendagiri Makassar sebagaimana diberitakan dalam akun Instagramnya tanggal 15 Mei lalu, melaksanakan pergeseran kendaraan tempur AMX-13 ke Bengkel Pusat Pemeliharaan Direktorat Peralatan Angkatan Darat di Bandung. Pergeseran 5 unit Ranpur Tank AMX-13/Kanon tersebut dilakukan untuk menjalani rehab melalui program swakelola di Bengpuspal Ditpalad TA 2020 dari Yonkav 10/Mg.
Tank AMX-13 Yonkav 10 Jalani Rehab
Tank AMX-13 Yonkav 10 Jalani Rehab 
Kegiatan pergeseran kendaraan tempur tersebut dipimpin oleh Pasilog Yonkav10/Mg dibantu Timharpal (Tim Pemeliharaan Peralatan) yang dikawal oleh Pomdam menuju Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar hingga berjalan dengan lancar. Dengan adanya program rehab kendaraan tempur tersebut diharapkan Yonkav10/Mg semakin jaya di medan tugas dan berguna di masa damai.(Angga Saja-TSM)
Sumber : Instagram @yonkav10mendagiri

12 Mei 2020

Kasad Lantik Dua Putra Terbaik Asli Papua

radarmiliter.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danpusterad dari Mayjen TNI Arif Rahman kepada Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau dan Pangdam XVIII/Kasuari dari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau kepada Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra bertempat di Gedung E Lantai Dasar, Mabesad, Jakarta, Senin (11/5/2020)
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E., M.M dalam rilisnya, Jakarta, Senin (11/5/2020)Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus dalam rilisnya di Jakarta.
 Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danpusterad
 Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danpusterad  
Dijelaskan oleh Nefra, bahwa pergantian tersebut berdasarkan Surat Perintah Kasad nomor : Sprin/1205/V/2020 tanggal 5 Mei 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI AD.Dijelaskan oleh Nefra, bahwa pergantian tersebut berdasarkan Surat Perintah Kasad nomor : Sprin/1205/V/2020 tanggal 5 Mei 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI AD.
"Dalam acara itu juga dilaksanakan Sertijab Pangdam XVIII/Ksr dari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau kepada Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra," ujar Nefra.
Menariknya, kedua pejabat yang dilantik tersebut merupakan putra asli Papua. Sedangkan, Mayjen Arif Rahman akan menempati posisi jabatan baru sebagai Pa Ahli TK III Kasad bidang Komunikasi Sosial.
Untuk diketahui, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) yang baru, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau merupakan putra kelahiran Serui, Papua,17 Juli 1962, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1986 dari kecabangan Infanteri dan lulusan Lemhannas tahun 2013.
Sebelum mendapat kepercayaan jabatan promosi bintang tiga (Letjen), sebagai Danpusterad, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau pernah mengemban sejumlah jabatan penting, diantaranya : Danbrigif 24/Bulungan Cakti (2009-2011), Asops Kasdam XVII/Cenderawasih (2011-2012), Danrem 172/Praja Wira Yakthi (2012-2013), Irdam XVII/Cenderawasih (2013-2014), Wadanpussenif Kodiklat TNI AD (2014-2015), Kasdam V/Brawijaya (2015-2016), Pati Sahli TK III Bid SosbudKum Panglima TNI (2016), dan Pangdam XVIII/Kasuari (2016-2020).
Demikian juga, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra. Beliau merupakan putra kelahiran Serui, Papua, 6 Januari 1963, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987 dan lulusan Lemhannas tahun 2015.
"Sebelumnya mendapat kepercayaan sebagai Pangdam XVIII/Ksr, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra menjabat sebagai Wakil Komandan Sesko TNI, sejak 14 Agustus 2019," ujar Nefra.
Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya, sambung Nefra, antara lain Kapendam XVII/Cendrawasih (2011), Kasrem 171/PVT (2012) Staf Ahli Pangdam XVII/Cendrawasih bidang Ideologi Politik (2014), Paban Sahli Bid. Komphan Pok Sahli Bid. Jemen Sishanneg Sahli Kasad (2016), dan Bandep Lingkungan Sosial Setjen Wantannas (2017).
Dijelaskan Kadispenad bahwa alih tugas dan serah terima jabatan di lingkungan organisasi TNI AD, termasuk jabatan Danpusterad dan Pangdam XVIII/Ksr merupakan upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan pembinaan personel dan pembinaan satuan, serta diproyeksikan bagi peningkatan kinerja organisasi, guna menjamin pelaksanaan tugas pokok TNI AD.
Kasad Lantik Dua Putra Terbaik Asli Papua
Kasad Lantik Dua Putra Terbaik Asli Papua
Ditambahkan Kadispenad bahwa untuk jabatan Danpusterad mengalami peningkatan (validasi Orgas), yang semula dijabat Pati bintang dua, menjadi Pati Bintang tiga (Letjen).
"Hal ini mengacu pada Perkasad nomor 26 tahun 2019, yang merupakan turunan dari Perpres 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI," terang Nefra.
Upacara Sertijab Danpusterad dan Pangdam XVIII/Ksr dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan pandemi Covid-19. Upacara yang berlangsung dengan tertib dan khidmat tersebut, antara lain ditandai dengan penyerahan lambang-lambang satuan, penyerahan tongkat komando dan penyematan tanda jabatan serta penandatanganan naskah serah terima jabatan dan pakta integritas.
Selain itu, sebelum pelaksanaan upacara Sertijab, yang pelaksanaannya dirangkaikan dengan laporan korps kenaikan pangkat 13 Pati TNI AD, Kasad dan semua yang hadir menyaksikan tayangan _slide show_ dokumentasi foto-foto perjalanan karier pejabat yang melaksanakan Sertijab, sejak awal menjadi prajurit TNI sampai dengan menempati posisi saat ini, melalui videotron Mabesad, serta diakhiri sesi foto pejabat yang melaksanakan Sertijab beserta istri dengan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa didampingi Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa.
Selain Kadispenad, hadir dalam kesempatan tersebut, Wakasad Letjen TNI Moch. Fachruddin, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Koorsahli Kasad, Irjenad, para Asisten Kasad, dan para Pati TNI AD yang naik pangkat beserta istri. (Dispenad)

30 April 2020

Teknisi Helikopter Apache Wanita Pertama TNI-AD

radarmiliter.com - Korps Wanita Angkatan Darat asal Salatiga ini sukses menjadi wanita Indonesia pertama yang bisa membongkar pasang mesin-mesin helikopter tempur canggih Apache.
Dilansir VIVA Militer melalui akun Instagram milik Sersan Satu TNI Nur Hayyu Safitri Puspitasari, Selasa 28 April 2020, wanita yang akrab disapa Nur ini diketahui awalnya memilih untuk bergabung dengan Kowad karena ia tidak diterima di universitas pilihannya.
Sersan Satu TNI Nur Hayyu Safitri Puspitasari
Sersan Satu TNI Nur Hayyu Safitri Puspitasari 
Setelah menjalani pendidikan dasar militer selama lima bulan, Nur merasa bahwa masa-masa itu adalah masa sulit. Karena ia harus mengubah sifat dan sikapnya yang awalnya adalah warga sipil untuk menjadi militer.
Usai lulus, Nur kembali melanjutkan pendidikan kecabangan dan ditempatkan di Korps Penerbangan Angkatan Darat selama empat bulan dengan spesialisasi Air Traffic Control.
Setelah lulus pendidikan, ia terpilih untuk diberangkatkan ke Texas dan Virginia untuk mengikuti pelatihan sebagai teknisi helikopter tempur canggih yang dibeli Indonesia di tahun 2018.
Tak cuma menjalani pelatihan tertulis, tapi Nur juga mengikuti pelatihan teknis lapangan, dia menjadi wanita RI pertama yang membongkar mesin helikopter itu.
Helikopter canggih berjenis AH-64E Apache Guardian merupakan alutsista tercanggih yang pernah dimiliki Indonesia. Untuk itu, Indonesia harus memiliki pilot serta petugas pemeliharaan tersendiri dalam menangani mesin helikopter Apache tersebut.
Selama menjalani pendidikan di AS, Nur Hayyu juga menoreh prestasi yang membanggakan untuk Indonesia. Ia berhasil lulus dengan hasil yang memuaskan untuk menjadi petugas pemeliharaan helikopter Apache.
Tak hanya itu, Nur juga sempat mengunggah foto yang memperlihatkan bahwa dirinya harus berjuang mendapatkan piagam tersebut yang biasanya dilakukan prajurit laki-laki.
Angkatan Darat memiliki beberapa unit helikopter tempur jenis ini. Untuk diketahui AH-64E Apache Guardian pernah dipakai Amerika dalam beberapa perang di Timur Tengah. Seperti Perang Teluk, Operasi Enduring Freedom di Afghanistan lalu Operasi Iraqi Freedom.
Selama dikerahkan di Irak, helikopter ini menjadi burung udara paling horor bagi tank dan kendaraan tempur berperisai milik Angkatan Darat Irak. Apache juga menjadi senjata utama Amerika untuk menghancurkan radar Irak sebelum pesawat pengebom mereka masuk tanpa terdeteksi.(Febrika Indirawati)(Angga Saja-TSM)
Sumber : viva.co.id

29 April 2020

Perbedaan Helikopter Serang AH-64E Apache Guardian TNI-AD dengan AH-64D Milik AU Singapura

radarmiliter.com - TNI Angkatan Darat (TNI AD) saat ini telah memiliki delapan unit helikopter Apache Guardian AH-64E buatan Amerika Serikat (AS). Helikopter yang di desain oleh perusahaan Boeing khusus menyerang itu, kini berada di Skadron 11/Serbu Semarang.
Apache Guardian menjadi salah satu alat utama sistem pertahanan (Alutsista) milik TNI AD yang diandalkan untuk menghadapi berbagai pertempuran.
AH-64E Apache Guardian TNI-AD
AH-64E Apache Guardian TNI-AD 
Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia adalah negara kedua yang memiliki helikopter serang canggih itu. Sebelum Indonesia, Singapura sudah lebih dulu memiliki Apache sebanyak 20 unit.
Namun, kita tidak usah berkecil hati. Sebab, helikopter Apache milik Singapura yang dibeli tahun 2006 dari Negeri Paman Sam itu memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan Apache yang datang pada akhir tahun 2017 lalu ke Indonesia.
Helikopter yang dimiliki oleh Singapura adalah Apache seri AH-64D Longbow Block II yang telah dirilis oleh Boeing pada tahun 2003. Dikutip dari situs resmi Boeing, sedang Apache seri AH-64E Guardian secara resmi dirilis pada tahun 2012.
AH-64E Apache Guardian adalah hasil pengembangan terbaru dari jenis Apache sebelumnya, AH-64D. Perbedaan menonjol yang dimiliki AH-64E Apache Guardian milik Indonesia dengan AH-64D Apache Singapura salahsatunya terdapat pada mesinnya.
Apache Guardian dalam pengembangannya memiliki mesin yang lebih besar dari sebelumnya, yaitu T700-GE-701D dari General Electric. Transmisi pun diubah menjadi coupe dengan tenaga ekstra. Helikopter AH-64E Apache dapat memacu kecepatan maksimum 300 km per jam, sementara AH-64D kecepatan maksimumnya 293 km per jam.
Selain itu, AH-64E Apache juga telah memiliki teknologi terbaru yaitu sistem datalink MUM-TX L-3 Communications yang memungkinkan awak helikopter untuk mengendalikan drone (UAV).
Tidak hanya itu, Helikopter AH-64E Apache juga dilengkapi dengan beberapa fitur khusus untuk menunjang kemampuannya dalam melaksanakan misi tempur.
Fitur–fitur itu di antaranya sistem radar penjejak target dan kendali penembakan Longbow, sistem deteksi target M-TADS, peluru kendali atau rudal udara ke darat AGM 114 Hellfire dengan daya jangkau efektif 8 kilometer, roket Hydra kaliber 70 milimeter, pylon peluncur rudal udara ke udara yang dapat dipersenjatai dengan rudal AIM-9 Sidewinder, Stinger, Mistral dan atau Sidearm.
AH-64E Apache juga dilengkapi kanon M230 kaliber 30 milimeter yang mampu menembakkan sebanyak 625 butir peluru per menit nya.
Untuk menunjang sistem deteksi target M-TADS, serta radar penjejak target dan kendali penembakan Longbow, helikopter serang ini juga dilengkapi perangkat Forward Looking Infra Red atau FLIR yang dapat digunakan untuk mencari sasaran dengan menggunakan gelombang infra merah. Sehingga Apache dapat mendeteksi sasaran dalam keadaan gelap gulita sekalipun.
Dengan demikian, Helikopter serang AH-64E Apache Guardian ini memang didesain khusus untuk menyerang dalam situasi dan kondisi cuaca apapun. Kita berharap, TNI dapat menambah jumlah helikopter tempur ini untuk memperkuat pertahanan NKRI dari serbuan asing. Sebab, "Negara yang kuat harus didukung dengan sistem pertahanan yang kuat."(Herru Sustiana-TSM)

21 April 2020

Bantu Pemulihan Pasien COVID-19, TNI AD Kirim Psikolog Militer

radarmiliter.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat mengirimkan psikolog militer untuk membantu pemulihan kondisi mental pasien COVID-19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.
Siaran pers Dinas Penerangan TNI AD, Senin, menyebutkan acara pemberangkatan tim psikolog militer dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Psikologi TNI AD (Dispsiad) dengan jumlah personel tiga orang dipimpin Kapten Didon Permadi, S.Psi, M.Psi.
Wisma Atlet
Wisma Atlet 
Kepala Dispsiad Brigjen TNI Dr. Eri Radityawara Hidayat mengatakan tim psikolog militer tersebut akan bergabung dengan Satuan Tugas TNI, Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di RSD COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran.
Dikatakan Kadispsiad, sesuai surat perintah Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Sprin/1254/IV/2020 tanggal 17 April 2020, tim Dispsiad akan bertugas selama satu bulan di Wisma Atlet, Kemayoran.
Dalam pelaksanaan tugasnya, tim psikolog TNi AD akan bergabung dengan Tim Psikologi TNI AL dan Tim Psikologi TNI AU, serta relawan dari Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi).
"Kegiatan yang akan dilakukan oleh tim psikologi adalah untuk menjaga kesehatan mental para pasien yang terpapar oleh COVID-19. Seperti kita ketahui bersama, pada saat ini belum ada vaksin untuk menanggulangi COVID-19, sehingga para penderita COVID-19 harus dapat melawan virus ini melalui imunitas tubuhnya sendiri, " ujarnya.
Lebih lanjut, kata dia, salah satu faktor yang dapat mengurangi imunitas tubuh adalah kondisi stres dan rasa takut yang dihadapi oleh para pasien COVID-19, sehingga mereka bisa saja merasa bosan saat diisolasi, tidak bisa tidur, dan mengalami depresi.
"Untuk itu, para personel tim psikologi akan mendukung tugas Satgas Kesehatan dalam memulihkan kondisi psikologis pasien COVID-19 di Wisma Atlet sehingga mereka dapat sehat kembali baik secara fisik maupun psikis dan memiliki imunitas tubuh yang dibutuhkan untuk melawan COVID-19," imbuh Kadispsiad.
Untuk diketahui, sesuai hasil koordinasi Kadispsiad dengan Ketua Himpsi Dr. Seger Handoyo, dalam rangka melakukan standarisasi pelayanan psikologi pandemi Corona bagi para psikolog TNI, pada Rabu (22/4) mendatang akan dilaksanakan pembekalan layanan telekonseling serta panduan layanan psikologi dalam masa tanggap darurat COVID-19.
"Telekonseling akan diselenggarakan oleh Satgas Layanan Psikologi COVID-19 Pengurus Pusat Himpsi dan Himpsi DKI Jakarta, bekerja sama dengan Dinas Psikologi AD, AL, dan AU. Kami sebelumnya telah bekerja sama dengan Himpsi Jawa Barat, para personel Dispsiad telah memberikan layanan telekonseling bagi masyarakat di Jabar," kata Eri.(Zuhdiar Laeis)

Ad Placement

TNI AD

TNI AL

TNI AU