Paris Air Show 2019: Dassault/Airbus Tampilkan Next Generation Fighter, Spanyol ikut Bergabung - Radar Militer

19 Juni 2019

Paris Air Show 2019: Dassault/Airbus Tampilkan Next Generation Fighter, Spanyol ikut Bergabung


Mock-up skala penuh dari Dassault/Airbus New Generation Fighter (NGF) ditampilkan di depan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin (17/06) di acara Paris Air Show. Menyusul pembukaan, Florence Parly, Ursula von der Leyen, dan Margarita Robles — masing-masing adalah Menteri Pertahanan Prancis, Jerman, dan Spanyol — menandatangani dokumen yang secara resmi menyambut Spanyol ke dalam program tersebut, sebagai lanjutan dari announcement of intent pada bulan Februari.
Future Combat Air System (FCAS)
Future Combat Air System (FCAS) 
NGF adalah elemen berawak utama dari program Système de Combat Aerien du Futur (SCAF) yang berupaya mengembangkan "sistem dari sistem" yang memenuhi kebutuhan kekuatan udara Eropa dari sekitar tahun 2040. Dimaksudkan untuk menghasilkan kemampuan pesawat tempur generasi keenam untuk menggantikan armada pesawat Typhoon dan Rafale saat ini, proyek SCAF - juga disebut Future Combat Air System (FCAS) - pertama kali disetujui sebagai program bersama Prancis-Jerman pada Juli 2017. Untuk menjawab kebutuhan Prancis, NGF akan mampu digunakan dari atas kapal induk.
Dalam upacara yang sama di pameran itu, pimpinan dan CEO Dassault Aviation, Eric Trappier dan CEO Airbus Defense and Space, Dirk Hoke secara resmi mengajukan proposal industri bersama untuk fase demonstrasi pertama SCAF. Ini mencakup periode dari tahun ini hingga pertengahan 2021.
Selain NGF, program SCAF juga mencakup platform/drone pengangkut jarak jauh tanpa awak (unmanned remote carrier) yang bertindak sebagai force-multiplier "loyal wingman", dan jaringan cloud tempur udara. Integrasi aset lama juga dimasukkan sebagai bagian dari program SCAF secara keseluruhan. Kontrak diharapkan pada kuartal keempat dan pesawat demonstrasi direncanakan akan terbang pada tahun 2026.
Dassault dan Airbus akan merancang dan membangun NGF, dimana Dassault bertindak sebagai pemimpin desain, sementara Airbus memimpin pembuatan drone remote carrier dan cloud pertempuran udara. Mitra industri lainnya, seperti Thales dan MBDA, memainkan peran penting dalam upaya pengembangan. MBDA, misalnya, sedang mempelajari berbagai senjata dan remote carrier kecil untuk aplikasi SCAF, salah satunya sedang ditampilkan di samping maket NGF. Airbus juga meluncurkan desain drone remote carrier yang lebih besar bersama NGF.
Secara paralel, pembuat mesin Safran Prancis dan MTU Jerman sedang mengembangkan mesin untuk NGF. Sebuah model yang ditampilkan minggu ini oleh Safran menunjukkan desain thrust-vectoring. Layar kokpit pesawat tempur masa depan dan sistem yang dikenakan di kepala pilot juga dipertunjukkan di Le Bourget sebagai bagian dari tampilan kementerian pertahanan Prancis.
Menyusul dari dua tahun kedepan, kontrak studi konsep bersama senilai € 65 juta diberikan kepada Dassault dan Airbus pada bulan Januari, proposal industri yang diajukan mencakup berbagai perjanjian kerjasama dan rencana yang ditetapkan untuk fase demonstrasi. Proses kerja dan perjanjian komersial juga ditetapkan, seperti halnya penanganan hak kekayaan intelektual yang transparan dan adil. Direction Générale de l’Armaments Prancis menjadi agen yang mengadakan kontrak. (Angga Saja - TSM)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb